Winger Liverpool Sadio Mane menekankan bahwa timnya takkan banyak merindukan dirinya ketika nanti ia pergi untuk Piala Afrika pada bulan depan.
Mane akan berangkat ke turnamen akbar negara-negara Afrika tersebut bersama Senegal, meski di lain pihak The Reds tengah berjuang untuk menggapai trofi Liga Primer Inggris pertamanya.
Mantan pemain Southampton itu meyakini bahwa Liverpool tidak akan
mengalami penurunan kualitas mengingat sejumlah pemain bisa mengisi
kekosongannya.
“Ini takkan mudah buat saya untuk pergi bersama Senegal pada bulan depan,” kata Mane dikutip dari Sky Sports News.
“Saya tentu akan senang untuk terus bermain bersama rekan setim saya
dan membantu Liverpool, namun saya pikir mereka akan mengerti karena
saya bertugas membela negara saya dan itu adalah impian saya.
“Saya mendoakan mereka yang terbaik namun tanpa saya, tim ini akan
tetap sama. Bahkan saya rasa lebih baik. Mereka bisa mengatasinya.
[Philippe] Coutinho akan kembali. [Joel] Matip akan kembali dan [Daniel]
Sturridge sudah pulih sekarang.
“Saya sangat senang untuk dia [Sturridge]. Ini tidak mudah baginya
untuk ditepikan, dia mengalami rentetan cedera, namun Anda tahu dia bisa
menampilkan performa apik untuk tim.
“Itulah mengapa tim ini akan tetap kuat [selagi saya pergi].”
Georginio Wijnaldum yakin Liverpool bisa menyabet titel Liga Primer Inggris musim ini.
Chelsea masih memimpin dengan keunggulan tujuh poin di pucuk tabel, tapi the Reds berpotensi mereduksi selisih menjadi enam dan melesat ke posisi runner-up dengan kemenangan atas Everton, dini hari nanti.
Si Merah sendiri belum pernah memenangkan titel liga sejak 1990, tapi
Wijnaldum yakin mereka bisa mengakhiri puasa tersebut di bawah komando
Jugren Klopp musim ini
“Saya memiliki keyakinan dan kepercayaan diri kami bisa juara Liga Primer,” kata pemain 26 tahun tersebut kepada Sky Sports.
“Musim ini panjang jadi kami bisa melakukan banyak peningkatan dan kami harus melakukan semuanya.
“Kami harus percaya, maka ini menjadi mungkin. Leicester memenangkan
titel musim lalu jadi saya pikir itu membuka mata banyak tim di Liga
Primer.
“Sejak awal musim kami berusaha memainkan permainan sendiri, kami
berusaha main bagus ketika menguasai bola. Sejak awal hingga sekarang,
semuanya lebih baik.
“Hasil tidak selalu yang kami inginkan — kami menelan beberapa imbang
dan kekalahan, bukan melawan tim besar — tapi begitulah di Liga Primer.
Siapa pun bisa mengalahkan siapa pun.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar